Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

KEPANJANGAN DARI CINTA


Gambar: Ilustrasi
Di sebuah taman yang sepi ada sepasang pemuda yang berpacaran. Pasangan ini bernama Kasih untuk si wanita dan Sayang untuk si pria.
(Nama tersebut bukan nama sebenarnya loh...! Jadi jangan cepat Gede Rasa alias GR ya kalau namanya tertulis!
^_^ He... he... he)

Sayang : “Dik Kasih, kamu tahu ngak kepanjangan dari C...I...N...T...A?”
(Sambil memegang tangan si Kasih dengan lembut. Maklum baru jadian.)



Kasih : “Memangnya CINTA punya kepanjangan ya, bang. (berpikir sejenak) Ah, kasih ngak tahu.”
(Menyerah atas pertanyaan si Sayang)
Sayang : “Oke, kalau kamu tidak tahu. Abang kasih tahu. C artinya Cuma kamu yang ku suka!”

Kasih : “Ah abang bisa aja. (sambil mencubit gemes di pinggang si Sayang) Terus kalau I-nya, bang!”
Sayang : “I artinya Ia dech cuma kamu yang ku suka!”

Kasih : “Kalau N-nya, bang!” (terlihat tersipu malu merona pipi si Kasih)
Sayang : “N artinya Nah ‘kan cuma kamu yang ku suka!”

Kasih : “He...he. Terus kalau T-nya, bang!” (bertambah penasaran)
Sayang : “T artinya Tuh ‘kan cuma kamu yang ku suka!”


Kasih : “Kalau A-nya, bang!” (sambil tersenyum)
Sayang : “A ... artinya Abang berani sumpah dech cuma kamu yang ku suka!” (sambil berdiri dan membuat tanda sumpah pada jarinya)
Kasih : “Dasar Abang gomballl...!”


Gambar: Ilustrasi
Jadi apa pun cinta (kepada Tuhan, sesama, diri sendiri) katakan CUMA KAMU YANG KU SUKA! (Titik dan tidak ada koma).Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan seluruh akalmu dan dengan segala kekuatanmu.Cintailah sesamamu, seperti engkau mencintai dirimu sendiri.
G0d
      10v3
             y0u

Senin, 23 Januari 2012

KOMPETISI DRAKULA

Ilustrasi
Ada tiga drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam, sadis dan tentu saja tidak berprikemanusiaan.
Drakula yang paling muda diberi kesempatan terlebih dahulu. Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus dua menit sudah balik lagi. Dengan mulut penuh lumuran darah, seringai taringnya serem.
Kemudia dia berkata:“Kalian lihat desa di seberang bukit itu?”
Kedua drakula lain mengangguk dan berkata: “Ia lihat.”
“Desa itu telah habiiiiiiiiiiiiissssss!” katanya dengan sombong

Drakula yang dewasa sedikit “panas” dengan perkataan drakula muda tersebut. Kemudian dia juga pergi dengan sekejap, dan satu menit kemudian sudah kembali. Dengan mulut hingga tangannya penuh dengan darah.
Kemudian dia berkata:“Kalian lihat kota itu?”
Kedua drakula lain mengangguk dan berkata: “Ia lihat.”
“Kota itu juga telah habiiiiiiiiiiiiissssss!” katanya sambil tertawa seram “Huaha...ha...ha!”

Drakula yang paling tua tambah “panas”, dia juga pengen menunjukkan keahliannya. Akhirnya dia pergi secepatnya. Temannya yang dua terkejut, karena belum sampai setengah menit sudah tiba dengan penuh cucuran darah dari mukanya sampai tangannya.

Kedua temannya berkata di dalam hatinya: “Hebat banget nih drakula, ini drakula yang sangar dan ternyata dia yang paling hebat. Aku menyerah deh sama drakula ini!”

Sambil ngos-ngosan dia berteriak kepada kedua temannya: “Kalian lihat tiang listrik pas di belokan sana?”

Kedua drakula lain mengangguk dan berkata: “Ia lihat.”

“....saya tidak lihat....” kata drakula yang tua dan kemudian pingsan.
???!!!!